Jun 5, 2009

Nggolek Duit Iku Kudu Tenanan

Kamu mau dikasih tiket seminar gratis? Mau lah... Di Sabuga lho... Waw, itu gedung favorit gue... Secara gue dari dulu ngarepin banget bisa pake kostum khas warna biru di dalam gedung itu...

Singkat cerita, datanglah saya di acara itu, yang temanya adalah bagaimana menciptakan kemerdekaan finansial. Tapi, karena hari itu saya punya tiga agenda rutin yang muncul belakangan, jadilah hanya tiga jam waktu yang saya punyai untuk bisa menikmati acara yang aslinya berdurasi sembilan jam itu. 

Menjelang masuk gedung, saya lihat tempat parkir motor penuh. Orang-orang sedang duduk dibuk (bahasa jawa, tembok pendek bisa diduduki), di luar gedung, sambil memegang boks nasistyrofoamWah, dapat makan pula asik2...

Mbak mau daftar ulang. 

Oh baru datang ya. Silakan isi dulu daftar hadirnya. (saya datang ba’da zuhur)

Sudah? Oke duduknya paling atas ya(Paling atas itu paling belakang)

Lho makanannya? Kok aku ndak dikasih... Yah...

Singkat cerita lagi...

Ini dia intinya...

Real Estate itu ada lima kategori: residential buildingcommercial buildingindustrial buildingrecreational building, dan public facility. Oh, jadi bukan cuma rumah dan ruko saja ya. Ternyata lagi, masing-masing kategori masih punya turunan lagi. Misalnya nih, yang termasuk commercial building itu ada perkantoran, pertokoan, perhotelan. Nah, perhotelan pun banyak jenisnya. Contoh, ada yang namanya bed and breakfast. Jenis penginapan berupa rumah biasa yang sebetulnya ditinggali oleh pemilik rumah, tapi tuan rumah ini menyewakan satu dua kamarnya untuk semalam atau beberapa malam. Pagi harinya, tuan rumah menyediakan sarapan. Konon kalau di Amrik, ini biasa ditemui di daerah wisata seperti pegunungan.

Ada juga capsule hotel, di Jepang. Tempat tidurnya berbentuk kapsul. Hanya cukup untuk seorang. Di dalamnya ada peralatan elektronik seperti TV atau music player. Nah, kapsul-kapsul itu terletak di dalam kamar. Jumlahnya banyak dalam satu kamar, dan disusun bertingkat-tingkat. Biayanya murah. Biasanya dipakai oleh para backpacker atau pekerja yang pulang kemalaman. Unik ya... Dan masih banyak lagi.


Ini kapsul tempat tidurnya...

Terakhir, salah seorang trainer yang juga pelaku bisnis properti menceritakan pengalamannya membeli ruko seharga 900 juta, tanpa modal (tanpa uang kantong sendiri maksudnya), tapi malah dapat uang tiga ratus juta, plus penghasilan per bulan 55 juta. Kok bisa...

Awalnya, Pak Park Ji Sung ini (lupa namanya, tapi ada seorang peserta memanggil dia Park Ji Sung, hehe) sudah punya ilmu tentang properti. Kemudian, mulailah ia mencari jenis properti yang diinginkan. Dia, bersama istri, meneliti iklan-iklan di koran, mengguntingnya, dan mengumpulkannya. Mereka menelepon pemasang iklan satu per satu. Setelah dapat yang sesuai kriteria, mereka mensurvei lokasinya. Pernah waktu survei, mereka mendapatkan rumah yang bagus. Tapi pemilik rumah minta uang kontan, sedangkan mereka tidak punya. Ada lagi rumah lain yang juga sesuai kriteria. Tapi kata istrinya, “Pak barusan lihat orang perempuan turun dari tangga itu nggak?” Padahal rumah itu kosong.

Singkat cerita, mereka mendapatkan ruko dengan harga 900 juta, dari orang yang sedang butuh uang cash cepat. Untuk bisa membelinya, mereka mengajukan permohonan ke bank (istilahnya apa ya, KPR gitu?). Dari enam bank yang dijajakinya, tak satupun mau memberi. Setelah mencoba lagi ke beberapa bank lagi, akhirnya ada juga yang mau memberi pinjaman sebesar 1,5 M.

Akhirnya dibelilah ruko itu. Sisa uang digunakan untuk merenovasi. Kemudian, ia membisniskan ruko itu. Dari bisnisnya, ia mendapatkan penghasilan 55 juta per bulan, lebih besar dari kredit yang harus disetorkan ke bank sebesar 35 juta.

Tapi sayang sekali, Pak Park Ji Sung tidak membagi ilmu bisnis propertinya. Ia juga tidak menceritakan kriteria rumah yang dia incar. Jadi, kita tidak tahu rumus-rumus apa yang harus dikuasai agar tidak salah membeli properti.

Sekian...

Matur nuwun buat akang dan teteh yang sudah ngasih tiket gratis. Tau aja kesukaan mahasiswa, hehe...

1 tanggapan:

triandika said...

Erri, ternyata ga bisa datang full ya..ga dapat makan siang juga :).

jadi ilmu yang di dapat selain properti apa saja Er?

Post a Comment