Diawali dengan penyampaian pertanyaan-pertanyaan beliau semasa kecil, seperti mengapa Islam harus diturunkan, mengapa turun di jazirah Arab, dan mengapa kepada Muhammad SAW. Kemudian beliau memaparkan data-data yang berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi. Tapi ada pertanyaan yang sampai kini belum terjawab.
Islam menyebar dengan luas dan begitu cepat. Ini dikarenakan sifat Islam yang sesuai fitrah dan manusiawi, bukan malaikati apalagi hewani. Umat Islam pun begitu inovatif di masa kejayaannya. Banyak buku bercerita tentang penemuan-penemuan ilmuwan Islam di tahun 610-780 SM. Ilmu-ilmunya bahkan dipakai sebagai pondasi pengetahuan yang sekarang ini justru dikembangkan bangsa barat. Ironisnya, sejak 1901-2008 tidak ada nobel yang diraih orang Islam kecuali nobel sastra dan perdamaian. Tidak ada nobel fisika, matematika, dan kedokteran. Tidak ada inovasi di bidang sains dan teknologi. Mengapa? Itulah pertanyaan yang belum terjawab.
Perusahaannya Pak Hengki, Rekayasa Industri, memang perusahaan nu hade pisan euy. Pada masa-masa awal berdirinya, Rekin merupakan satu-satunya perusahaan pribumi yang bergerak di bidang rancang pabrik. Wal aan Rekin telah membuktikan bahwa ternyata anak-anak bumiputra mampu membuat pabrik semen, pabrik pupuk, pipa bawah laut, dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (yang sumber energinya kekal ilaa yaumil akhir insya Allah dan 40% kandungannya ada di Indonesia). Masya Allah!
Di slide terakhirnya Pak Hengki menggugat,
Pesan Redaksi :


